Archive for June, 2007

Jika Hidup Tidak untuk Dakwah

By. Agus Sujarwo

Jika Hidup Tidak untuk Dakwah
Terus engkau mau ngapain?

Ente pergi pagi
Dengan semangat mencari duniawi
Jika angkot macet, langsung berganti sewa taksi
Agar harta buruan tidak beralih dari sisi

Ente pulang malam
Dengan jasad yang kelelahan
Nyampe di rumah mendekam sampai pagi datang

Lupakah engkau
Rasulullah saw bagaikan rahib di malam hari
Dan menjadi singa di siang hari
Sementara kamu
Tak peduli siang tak peduli malam
Yang penting dunia dalam genggaman

Sahabat cobalah engkau renungkan
Apa sih yang ingin kugapai sampai harus membanting tulang
Apa sih yang ingin kubangun hingga pagi datang
Apa sih yang ingin kuraih hingga tubuh begitu letih

Jujur saja, untuk urusan perutmu bukan
Buat beli martabak atau nasi
Masuk perut dan kemudian raib menjadi kotoran

Jujur saja, untuk urusan rumah tempat kau tinggal bukan
Buat beli keramik, AC ataupun busa
Dinikmati, rusak, ganti lagi tak berkesudahan

Jujur saja, untuk urusan kesenangan anak-anak yang kau rindukan bukan
Buat pakaian, mainan, ataupun poster-poster idaman
Dinikmati, menghilang dari pandangan

Jika engkau hidup hanya untuk itu semuanya
Maka harga dirimu
Nilainya sama dengan apa yang kamu makan
Nilainya sama dengan apa yang kamu keluarkan dari perut hitam
Nilainya sama dengan apa yang kamu rindukan

Karena jasadmu tak ubahnya tembolok karung
Tempat penyimpanan semua makan yang kamu makan
Karena jasadmu tak ubahnya perekat
Tempat semua kesenangan dunia melekat

Sepekan, setahun, sewindu kau bangun sejuta pundi uang
Engkau lupa bahwa kelak yang kau bangun itu pasti kau tinggalkan
Engkau lupa bahwa tempat tinggalmu sesudahnya adalah istana masa depan

Tapi sahabat
Jika engkau hidup untuk dakwah
Tidak ada setitik harapan pun yang kelak dirugikan
Tiada seberkas amal pun yang tiada mendapat balasan

Tapi di dalamnya penuh ujian dan batu karang
Dan engkau harus yakin penuh akan janji Allah
Tapi di dalamnya tidak lekas kau dapatkan keindahan
Dan engkau harus yakin bahwa inilah jalan kebaikan

Sahabat
Janganlah terlena dengan kesenangan fana
Janganlah terlena dengan gemerlapnya dunia
Itulah yang Allah berikan sebagai hak para musyrikin di dunia
Tiada usah kamu iri dan berpikir tuk hanyut bersamanya
Karena kau tahu kehidupan mereka sesudahnya adalah neraka
Dan mereka kekal di dalamnya

Sahabat
Jangan sia-siakan hidup di dunia
Bangun rumah dakwah
Jika kau diluaskan harta, kembalikan di jalan dakwah
Jika kau diluaskan waktu, hibahkan di jalan dakwah
Jika kau diluaskan tenaga, berikan untuk lapangnya jalan dakwah
Jika kau diluaskan pikiran, gunakan untuk merenungi ayat-ayat-Nya
Jika kau diluaskan usia, maksimalkan berikan yang terbaik untuk-Nya

Jangan jadikan dakwah sebagai kegiatan sampingan
Jangan jadikan dakwah sebagai hiburan
Jangan jadikan dakwah sebagai ajang gaul sesama teman
Jangan jadikan dakwah sebagai pengisi waktu luang
Jangan jadikan dakwah sebagai sarana memburu uang
Karena kelak yang kau dapatkan adalah jahanam
Sebagai balasan atas kemusyrikan yang kau jalankan

Sahabat
Jadikan dakwah sebagai ruh kalian di dunia
Jadikan dakwah sebagai rumah tinggal kalian di dunia
Jadikan dakwah sebagai tugas utama kalian di dunia
Jadikan bahwa hanya dengan dakwah diri kalian begitu bahagia
Jadikan bahwa tanpa dakwah kalian begitu menderita

Sahabat
Jalan dakwah inilah yang membedakan kita
Dengan para pendusta ayat-ayat-Nya
Dan jika engkau hidup di dunia ini tidak untuk tegakkan risalah-Nya Itu
artinya engkau pun sama dengan mereka
Yang lebih menyukai neraka ketimbang surga
Dan jika engkau hidup di dunia ini sebagai tujuan
Ingatlah bahwa tak lama lagi ruhmu bakal dicabut dari badan

Jika hidup tidak untuk dakwah
Trus ente mo ngapain?

Mau jadi ayam?
Yang pergi pagi pulang petang
Kurang petang tambahin nyampe tengah malam

Tapi masih mendingan ayam
Karena ia rutin bangun sebelum azan
Dan teriakkan lagu keindahan
Tapi kamu
Rutin subuh setengah delapan
Apalagi kalo akhir pekan
Bisa jadi subuh hengkang dari pikiran

Tapi masih mendingan ayam
Karena ia berani pilih makanan yang ia inginkan
Tapi kamu
Elo embat semua yang ada di hadapan
Tidak peduli daging, tumbuhan, ataupun batu hitam
Sementara kamu dikaruniai pikiran

Palmerah Bumi Allah, Syaban 1423 H

Maafkan Aku…

Maafkan Aku…

Ya Allah,
Tadi subuh kuhadapkan tubuh dan wajah ini kepada-Mu.
Bacaan demi bacaan terucap dari mulutku.
Namun ternyata … hati ini tak tertuju kepada-Mu

Ya Allah

Sebelum makan pagi kusebut nama-Mu

Setelahnya pun terucap doa dari mulutku

Namun ternyata … itu semua hanya ucapan belaka

Sedang hati ini melayang jauh entah ke mana

Ya Allah

Di tengah hari tadi kuberjamaah menghadap-Mu

Doa-doa itu kembali kuulangi dan kubaca

Namun ternyata tak satu persen pun hati ini ingat kepada-Mu

Yang terbayang adalah urusan kantor, rumah, dan pertemanan

Ya Allah

Petang tadi Engkau kembali memanggil-manggil diriku

Kudatangi tempat orang berkumpul tuk menghadap-Mu

Dalam ruku� dalam sujud lagi-lagi doa itu terucap di luar kepala

Dan ternyata … hati ini malah merencanakan kegiatan esok pagi

Ya Allah

Kusantap lezat hidangan makan malam itu

Kucoba semua menu hingga perut terasa kenyang

Hingga akupun bersendawa dan kuucap Alhamdulillah

Namun ternyata … tak bertaut sama sekali hati ini kepada-Mu

Ya Allah

Barulah menjelang kupejamkan mata ini

Aku benar-benar berbicara kepada-Mu

Aku sunggu-sungguh sadar sedang bermohon kepada-Mu

Tidak hanya berupa ucapan, tetapi jauh dari dasar lubuk hati ini

Sudilah kiranya Engkau mengampuniku

Yang telah meremehkan dan menyepelekan-Mu

Yang telah berpura-pura berbicara kepada-Mu

Yang telah berngga ria di hadapan-Mu

Yang terlihat seperti mendekat kepada-Mu

Yang ternyata sungguh masih jauh dari-Mu

Seandainya Engkau tiada Maha Pemurah

Sikapku kepada-Mu sepanjang pagi hingga malam ini

Tentu telah membuat Engkau tidak menyukaiku

Ya Allah

Maafkan aku …

byAgung 201105

Sepenggal doa Untukmu

Robb,…
Aku datang pada Mu dengan penuh kepasrahan
Ketika dihadapkan kepada pilihan terberat

Robb,…
Beri ketetapan hati untukku
Hati yang terbaik yang sama-sama kita lihat
Hati yang bukan saja menyejukkan dalam pandanganku
Tapi hati yang telah kau lihat sampai menembus relung kalbunya…

Alloh yang Maha Kuasa,
Maha melihat masa depan,
Maha mengetahui yang akan terjadi
Engkau jua yang mengetahui keinginan terdalam hatiku

Ya Alloh,…
Jika mendambanya adalah kesalahan
dan merindunya adalah kekeliruan
Tolong jangan biarkan hati ini terbuai dalam keindahan fatamorgana semu…

Jika kesempurnaannya bukan untukku…
Tolong bawa jauh dari relung hati…
Hapuskan khayalan keindahan tentangnya
dan jangan biarkan aku terlena dalam keindahannya…
Gantikan aku dengan kesempurnaan yang sebenarnya untuk dia

Tapi Tuhan,…
Jika kesempurnaanku adalah bersamanya
Beri aku kekuatan menentukan pilihan
Beri aku kesabaran dalam menjalani proses menggapainya
Jika dia memang untukku…
Jangan biarkan aku menyerah & terpuruk dalam belenggu masa lalu…………

Smoga kau ridhoi kami untuk bersatu
Mengarungi sisa umur…
Menapaki jalan kearah Mu…
Dan melukis keindahan untuk dunia dan akhirat kami…

Tolong beri kesabaran yang penuh…
dalam melalui detik-detik waktu yang berjalan…

Amien……

Doa ini untuk seseorang yang telah mengingatkan tentang kekuasaan-Nya, menjadikan aku kembali merindukan cinta-Nya. Terimakasih atas semua yg pernah kita lalui…..
Smoga Alloh slalu membimbing & membahagiakan mu… Amien
sumber: www.dudung.net

A Prayer

Tuhanku…
Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu

Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia

Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah

Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya

Tuhanku…
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna

Tuhanku…
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku

Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”

Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan

Amin….

– M. Fauzil Adhim –

Do’a dikala ragu akan dirinya

Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

—————————————-
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
—————————————-

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin… Ya Rabbal ‘Alamin
sumber: www.dudung.net

Tarbiyah Illahi

Ya Illahi….
rasanya derap hidup..
bagai selaksa kesemuan dan kehampaan diri
dan persoalan semakin menimbulkan rasa ujub di hati
sehingga rasa benar diri selalu membayangi………
Ijinkan hati ini berhenti menari….
dan mengepakkan sayap-sayap keihlasan yang sejati
Ya Ilahi….
sepertinya langkah kaki akan terhenti
dalam mencari cinta dan kasih abadi
sehingga nikmat terlihat bagai azab
dan rasa syukur semakin jauh terbang
Ijinkan� muhasabah bergema lagi
hingga merekah iman di hati
Ya …Illahi……
Bila senyuman..
hanyalah hiasan di ujung bibir
dan sapaan hanyalah sebuah basa-basi
biarlah…
karena namamu saja ku lakukan semua ini
Ya illahi……
Biarlah semua untaian hari yang penuh dilema diri
menjadi cobaan sekaligus karunia hati
sebagai bukti cinta dan kasihmu yang tiada pernah terhenti…
dan cara darimu dalam mentarbiyah qalbu ini

dari hambamu yang merindu
(ratihwulans@yahoo.com.sg)

wahai saudariku

Wahai saudariku, bagaimana
hari-hari dakwahmu?
Telah jauh kau melangkah tuk arungi medan da’wah yang tidak
menjanjikan keindahan, tidak menjanjikan kenyamanan bagimu dalam kacamata
duniawi. Semakin kau melangkah, semakin banyak aral melintang yang menghadangmu.
Mungkin hari ini kau lalui dengan penuh tantangan dan ujian. Mungkin kau
terpaksa mengorbankan waktu istirahatmu untuk merencanakan maneuver-manuver
da’wah, atau kau terpaksa mengorbankan waktu kuliah karena tidak ada yang
bersedia mengalah mengorbankan waktunya ketika koordinasi dakwah harus segera
di lakukan. Dengan keihlasan, kau pun bersedia mengikuti jadwal rekan- rekan
yang lain meski harus mengorbankan kepentinganmu dirimu. Betapa kau percaya
bahwa Allah senantiasa memberikan pertolongan kepada mereka yang menolong
Dien-Nya

Wahai
saudariku, bagaimana kondisi bathinmu?
Apakah pertanyaan-pertanya an penuh nada curiga dari keluargamu masih
kerap menemani setiap langkahmu? Betapapun dalam setiap sujud panjangmu kau tak
pernah lalai memohon hidayah tuk keluargamu, bahkan terkadang dengan deraian
airmata. Namun kau selalu tersenyum, ceria penuh semangat di tengah saudarimu
yang lain. Seolah tak ada duka menghampirimu.
Kau terlihat begitu tegar, bahkan kau kerap menghadiahi tausiyah yang mampu
menguatkan saudarimu yang lain. Bersama kesulitan, selalu ada kemudahan, janji
Allah itu membuat engkau begitu kuat dan tegar.

Wahai
Saudariku, bagaimana kondisi fikriyahmu?
Ku lihat kau begitu anggun dan bersahaja dengan jilbab panjang tanpa
motif dan gamis sederhana yang tak banyak kau miliki. Kau tak pernah iri
melihat saudarimu yang lain mengenakan jilbab dan gamis braneka model dan
motif, bahkan selalu berganti setiap hari. Selalu wajah teduh dan penuh syukur
menghiasi wajahmu, kau tak ingin berpakaian tuk terlihat modis. Sutra indah nan
megah menjadi impianmu kelak di SyurgaNya.

Wahai
saudariku, bagaimana tilawahmu saat ini?

Hari-harimu terlewati tanpa kesiaan. Tilawah qur’an nan syahdu selalu kau
sempatkan sekalipun dalam agenda padatmu. Dzikir tak pernah terlepas dalam
keseharianmu. Sering terdengar alunan ayat-ayat Al Qur’an meluncur dari bibirmu
saat kau menghapal surat cinta Sang Kekasih. Ketika banyak saudarimu lebih
bersemangat menyenandungkan bait-bait nasyid yang begitu banyak mereka hafal,
kau tak pernah tergoda.
Subhanallah, ku dengar tiap harimu tak pernah terlewatkan tanpa tambahan
ayat-ayat cinta-Nya yang kau hafal.

Wahai Ukhti, apa kabar
hari-hari da’wahmu?

Begitu banyak kewajiban da’wah yang belum tersentuh tanganmu, wahai saudariku.
Bagaimana kabar da’wah kepribadianmu? Bagaimana kabar da’wah keluarga,
lingkungan rumah, kampus? Sudahkah kau beri konstribusi berarti tuk bangun
peradaban madani? Memang benar da’wah itu jalan berliku dan penuh duri, namun
kau tetap istiqomah mengarunginya. Subhanallah. ..kau tetap yakin dengan
keindahan, kenikmatan dan kelezatan bersamaNya.. .disisi Nya. Kau yakin dengan
cintaNya, kau yakin dengan janjiNya.
Indah syahidah…. indahnya syurga…
Itulah modal juang, cita-cita luhurmu.
Sungguh mulia dirimu, sungguh, sungguh…ku tak pernah menyesal bersaudara
denganmu. Ku tak kan bosan tuk senantiasa bersamamu, dan aku Bangga menjadi
saudaramu. Wahai saudariku, ku kan senantiasa mengingatmu. Ku kan senantiasa
merindukanmu .
walau hanya dalam hitungan detik kita bertemu.
Tapi Allah akan selalu mendekatkan kita, Allah tak kan pernah mengizinkan kita
untuk berjauhan. Allah akan tetap menjaga dekat dan kokohnya hati kita, Allah
akan selalu menjaga sucinya kasih sayang kita. Karena jalinan kita, adalah
karunianya semata. Tiada keindahan selain ukhuwah, tiada kelezatan selain
da’wah tuk gapai ridhoNya.

Duhai Allah, Engkau telah mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam
cinta padaMu. Telah bertemu dalam taat kepadaMu, telah bersatu dalam da’wahMu,
telah berpadu dalam membela syariatMu. Kokohkanlah ikatan hati kami,
kekalkanlah cinta kami, tunjukilah kami jalan-jalan menuju ridhoMu. Penuhilah
hati-hati ini dengan nur cahaya Mu yang tak pernah pudar, lapangkanlah
dada-dada ini dengan limpahan iman kepadaMu dan indahnya tawakal kepadaMu
Nyalakan hati-hati ini dengan ma’rifat kepadaMu, matikanlah kami dalam syahid
di jalan Mu, engkau sebaik-baik penolong dan pelindung kami.
Amiin

Source: GAMADA’s Property

refleksi gempa

Sejenak……
Telah di bungkam
Semua tawa-canda
Telah gugu dan kelu
Semua puisi

Membacamu
Pada pagi 27 Mei
Yang memar
Menangis Dan perih…

‘Shafitri Diniarti’